Shallom...
Nats bacaan : Lukas 17 : 11-19
Dalam pelayananNya Tuhan Yesus tidak membedakan dan membatasi ; siapa, darimana, bagaimana Dia Tuhan yang sangat mengasihi umat manusia, Dia ingin tidak ada manusia yang terhilang ; Ketika Ia memasuki sebuah desa datanglah sepuluh orang kusta datang menemui Dia. Mereka berdiri agak jauh, di Lukas 17 : 12. Adalah sepuluh orang kusta mereka tidak disebutkan dari mana tetapi pada ayat 18 disebutkan ada satu “orang asing” artinya diluar umat israel.
Mereka berteriak : Yesus , Guru, kasihanilah kami ! Lukas 17 : 13, ada usaha tindakan untuk “Meminta” , mereka punya keinginan yang keras dan sambil berteriak ada tanda seru tertulis dalam ayat tersebut, tanpa malu, tanpa sungkan dengan sepenuh hati mereka meminta pertolongan Tuhan untuk dapat menjadi tahir dari kusta yang mereka alami, mereka fokus kepada Tuhan, saat itu mereka merasa hanya ada mereka dan Tuhan, mereka tidak perduli sekitar yang mungkin saat itu mencemooh atau bahkan melarang mereka karena merasa terganggu dengan teriakan mereka “ Yesus kasihanilah kami ! “,.demikian dengan kita, seberapa berat beban saudara atau sakit penyakit saudara; datang minta dan katakan Tuhan Yesus kasihanilah saya.
Lalu Ia memandang mereka dan berkata : “ Pergilah, perlihatkanlah kepada imam imam. “ Dan sementara mereka ditengah jalan mereka menjadi tahir. Lukas 17 : 14. Apakah setelah berteriak meminta pertolongan mereka saat itu menjadi tahir ? “ Tidak “ tetapi mereka menerima dengan iman dan mereka tidak bertanya tanya kepada diri mereka atau kepada Tuhan Yesus, karena yang mereka hadapi adalah Tuhan, bahwa kalau yang disampaikan Tuhan Yesus adalah “Firman” dan mereka yakin Firman itu yang dapat membebaskan mereka dari penyakit kusta, dengan kata lain mereka taat mengikuti “Proses” perjalanan iman yang Pasti menghasilkan kebenaran dan mujizat, seringkali kita juga merasa “ Kok, pertolongan Tuhan terasa lamban ? “ mari “ Melangkah “ merespon Firman Tuhan, maka kita pasti akan mendapatkan hasilnya.
Seseorang.....memuliakan Allah dengan suara nyaring, Lalu tersungkur didepan kaki Yesus dan mengucap syukur kepadaNya, orang itu adalah seorang Samaria Lukas 17 : 15,16, dengan tidak bermaksud menghakimi seringkali setelah kita menerima pertolongan Tuhan, kita “ lupa “ mengucap syukur berterimakasih kepada Tuhan, salah satu orang yang kembali adalah orang samaria atau orang asing (karena orang samaria pada jaman itu dianggap orang yang tidak tahir karena orang Yerusalam tidak bergaul dengan orang samaria) Tidak adakah diantara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain orang asing ini ? Lukas 17 : 18 dengan kata lain Tuhan mengingatkan kita orang yang diluar iman kristen aja masih mau datang kekaki Tuhan untuk mengucap syukur apalagi kita orang percaya, umat yang sudah diselamatkan, marilah kita selalu mengingat Kasih Tuhan dalam seluruh hidup kita, selalu datang kepada Tuhan dengan ucapan syukur, belum atau sudah mendapatkan jawaban doa dan pertolongan dari Tuhan. Anugerah dan kasih Tuhan selalu menyertai kita.
Doa kami : Tuhan Yesus kami mau selalu membutuhkan Tuhan dalam seluruh hidup kami. Amin
TUHAN YESUS MEMBERKATI. [sim]
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.