Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 09.32 under


“Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat”. (Lukas 6:35)



Berbicara kekristenan sama halnya berbicara tentang kasih.  Karena Tuhan Yesus adalah bukti kasih Allah pada manusia.
Kasih pada sesama, anggota keluarga, saudara seiman dan sesama, adalah identik dg usaha kita umatNya sepanjang umur hidup kita dalam menuruti Allah, keinginanNya dan firmanNya. Yaitu berusaha menjadi serupa dg gambaran Tuhan dengan mengasihi musuh kita, dan berbuat baik kepada  kepada orang-orang yg jahat yg tidak tahu berterima kasih dan juga kepada orang-orang yg membenci kita. (Lukas 6:35)
Bicara tentang kasih sangat luas, tetapi disini kita akan hanya membahas tentang kasih kepada musuh,  yaitu kasih kepada orang yang sudah menyakiti hati kita, mengkhianati atau menganiaya kita.
Sebab dalam Alkitab, firman Tuhan sudah berkata:
"Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; (Lukas 6:27)

Contohnya adalah kisah tentang Naaman dlm Alkitab di kitab 2 raja-raja 5:1-19.
Kesembuhan Naaman seorang panglima raja Aram adalah karena kasih dari seorang budak israel yang perduli pada tuannya, walaupun sudah menjadikannya budak. Dia tidak dendam dengan orang yang sudah menyakitinya, dan menjadikannya budak yg tidak punya hak apapun, dia hanya seperti benda milik kepunyaan Naaman saja.
Tetapi oleh rasa kasihnya dia perduli akan kesembuhan tuannya. Dimana biasanya bagi orang yang sudah disusahkan akan membalas atau tidak perduli pada orang yang sudah menyusahkannya.
Banyak dari kita jika disakiti menginginkan, agar orang yang menyakiti mendapat hukuman yang setimpal. Namun lewat kisah budak Naaman, hendaknya kita berbeda dengan orang lain, yakni dia bisa mengasihi orang-orang yang sudah menyusahkan kita. Tetap perduli & tetap berbuat baik kepada  mereka , karena itu akan menjadi kesaksian bagi kemuliaan Tuhan yang kita sembah.  Orang-orang itu akan melihat kasih Tuhan terpancar melalui hidup kita.

Tuhan Yesus sendiri sudah memberikan contoh dengan cara memohon pengampunan bagi orang yang sudah menyalibkanNya.
Yesus berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya.  (Lukas 23:34)

Tuhan Yesus memberkati kita semua melalui renungan yg singkat ini. Dan salam sejahtera dari Yuliane Hariyono, saudari kita seiman dalam Kristus, kawan sekerja Allah yg tinggal jauh diluar pulau Jawa.


Doa kami:
Bapa yg maha baik dalam nama Yesus, ajar kami umatMu mengerti akan  kasihMu yang selalu memberi, bagaikan air mengalirYang tiada pernah berhenti. Amin

0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin