Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 11.55 under


"Kalau musuhku yang mencela aku, aku masih dapat menanggungnya dan kalau pembenciku yang membesarkan diri terhadap aku, maka, aku masih dapat menyembunyikan diri terhadap dia. Tetapi kalau orang yang dekat dengan aku temanku dan orang kepercayaanku,  kami yang bersama-sama bergaul dengan baik dan masuk rumah Allah ditengah keramaian. Biarlah maut menyergap mereka, biarlah mereka turun hidup-hidup kedalam dunia orang mati ! ............." (Mazmur 55:13-16)

Tema renungan kita hari ini adalah tentang penolakkan.

Dalam hidup ini, kita pasti pernah mengalami yang namanya penolakan. Misalnya: Jika kita adalah seorang sales atau marketing executive dan coba menghubungi calon langganan untuk menawarkan produk atau jasa perusahaan kita, maka bisa saja setiap hari kita mengalami penolakkan. Untuk janji minta ketemu saja, mereka sulit mengiyakan dengan alasan sibuk atau nanti saja atau saya tidak tertarik dengan produk atau jasa perusahaan anda dan sebagainya.

Sudah tentu hal itu akan membuat kita jadi kecewa, lesu, stress, jengkel dll. Padahal maksud kita adalah untuk menjelaskan keuntungan bagi calon pembeli tentang produk baru dan jasa perusahaan kita tersebut, tetapi justru kita malah dianggap mengganggu dan akan merugikan mereka.

Hal itu tidaklah mengherankan, sebab Yesus ketika Dia masih berada dalam kandungan Maria, ibunya-pun dan waktu maria dan Yusuf membutuhkan pertolongan tempat untuk menginap dan melahirkan, ternyata mereka ditolak  dimana-mana, tidak ada penginapan yang kosong dan tidak ada seorang pun yang mau menolong, sampai-sampai pada akhirnya Maria dan Yusuf terpaksa memakai kandang domba sebagai tempat untuk melahirkan Yesus dan bayi kecil Yesus ditaruh di palungan yaitu semacam tempat untuk makan domba-domba.

Dalam Yohanes 1:11 dikatakan : " Ia datang kepada milik kepunyaanNya, tetapi orang-orang kepunyaanNya itu tidak menerimaNya."

Dalam hidup bermasyarakat, bukan hanya Marketing atau Sales executive yang mengalami penolakan, tetapi banyak juga terjadi penolakkan dari anggota keluarga kita sendiri. Tentu saja hal ini sangat menyakitkan hati dan sangat menjengkelkan, karena dari teman, sahabat dan orang dekat sendiri yang menolak kita. Contohnya: Istri menolak suami, karena suaminya sedang jobless alias menganggur atau terbaring kena stroke. Atau ketika berpacaran sangat lembut dan mengasihi suaminya, namun setelah menikah  kelakuannya menjadi luar biasa galak dan cerewet kepada suami. Apalagi ketika penghasilan suaminya menurun, si istri jadi lebih cerewet dan galak lagi. Demikian juga ada cukup banyak orang tua yang dianggap merepotkan, menyusahkan dan tidak berguna lagi oleh anak-anaknya, lalu mereka "ditelantarkan, dibuang" dan dititipkan di rumah/panti jompo. Sungguh penolakkan adalah merupakan sesuatu yang sangat menyedihkan, menyakitkan hati dan sekaligus menjengkelkan.

Dalam nas diatas juga dituliskan betapa kecewa, sakit hati, sedih, stress dan marahnya pemazmur yaitu raja Daud yang mengalami penolakkan dari Absalom, anak kandung nya sendiri dan Ahitofel, penasihat dekatnya/pribadinya, yang bersama-sama telah berkhianat dan memberontak terhadapnya.

Dalam kehidupan di gereja pun, kita melihat adanya semacam bentuk penolakan. Yaitu Yang miskin bergaul dengan yang miskin, dan yang kaya dengan yang kaya saja bergaulnya. Disini secara tidak langsung terlihat bahwa Yang kaya melakukan penolakan terhadap yang miskin. Padahal Tuhan katakan bahwa kita semua masing-masing adalah sesama anggota tubuh Yesus Kristus. (Roma 12:5)

Namun kecewa dan sakit hati kita itu, belumlah seberapa jika dibandingkan dengan kekecewaan, penderitaan dan sakit hatinya Tuhan, dimana Dia telah rela mati dengan cuma-cuma mengorbankan nyawaNya diatas kayu salib, sebagai korban penebus dosa manusia, supaya setiap manusia yang percaya kepadaNya beroleh hidup yang kekal.

Tetapi sampai sekarang ternyata ada banyak sekali manusia yang menolak anugerahNya itu dan tidak mau percaya kepada Tuhan dan bahkan anti kepadaNya.

Oleh karena itu marilah kita memulai tahun yang baru 2013 ini dengan introspeksi diri kita, lalu belajar mengampuni, dan menerima sesama kita apa adanya. Sebab Tuhan sendiri tidak akan pernah menolak atau membuang kita, jikalau kita datang dan percaya kepadaNya. ((Yohanes 6:37)

Doa kami:

Bapa dalam Yesus Kristus, tolonglah kami untuk dapat mengampuni semua orang yang menolak kami dan mampukanlah kami untuk dapat menerima sesama kami apa adanya. Amin
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin