Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 04.43 under

“Lidah-pun adalah api. Dia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat diantara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yg dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan/membakar roda kehidupan kita”. (Yakobus 3:16)


Dulu yaitu sekitar tahun 650 B.C (=sebelum Yesus Kristus lahir) atau th 650 sebelum masehi, ada sebuah kota Yunani kuno yg didirikan oleh kerajaan Byzantin. Pada waktu itu kota tsb disebut Byzantium, kemudian disebut Konstantinopel, dan sekarang disebut Istanbul yg menjadi wilayah bagian negri Turki.
Jikalau kerajaan Byzantin diserang oleh para musuh mereka,  maka senjata yg mereka gunakan saat itu adalah semacam cairan kimia yg disebut “Api Yunani atau Api Lautan”. Menurut salah satu sumber informasi, cairan kimia tsb diketemukan sekitar tahun 672 sebelum masehi, dan cairan tsb mempunyai suatu kekuatan yg menghancurkan, terutama banyak dipakai didalam pertempuran di lautan. Sebab Api Yunani ini tetap bisa menyala diatas air. Campuran cairan kimia itu merupakan suatu misteri/rahasia dan menjadi suatu senjata/peralatan perang yg sangat diandalkan ketika itu.Cairan kimia tsb mungkin terdiri dari campuran minyak tanah, belerang dan semacam getah/cairan pohon pinus dll, yg disemprotkan melalui pipa yg dapat dinyalakan untuk disemprotkan ke kapal musuh. Seandainya cairan itu jatuh ke air dia akan tetap menyala diatas air dan membakar kapal musuh tsb dan hanya dapat dipadamkan dg menyiramkan pasir keatasnya. Formula cairan dari Api Yunani ini dipelihara dg sangat rahasia, tapi sayangnya formula itu hancur dalam peperangan. Sekarang para ilmuwan masih terus berusaha mereplikasi komposisi dari carian kimia tsb, tetapi mereka masih belum berhasil.

Tetapi didalam Alkitab ada disebutkan tentang semacam "Api lain yg jauh lebih dahsyat" daripada Api Yunani, sebab Api ini dapat menghancurkan segala sesuatu. Oleh sebab itu Tuhan perlu memberitahukan rahasia ttg Api ini kepada kita, sebagai orang-orang yg percaya kepadaNya. Sehingga "Api yg menghancurkan" ini tidaklah merupakan suatu hal yg misterius/rahasia bagi kita.  Tetapi bagi orang-orang yg tidak mengenal Tuhan, maka hal itu adalah tetap merupakan suatu hal yg misterius/rahasia dan tidak mereka ketahui sampai sekarang ini.  
Dikatakan dalam kitab Yakobus 3:6 bahwa salah suatu sumber yg dapat menghancurkan  hubungan kita dg Tuhan, adalah semacam "Api yg dinyalakan oleh api neraka". Dan Api ini sangatlah berbeda formulanya ataupun bentuknya dg Api Yunani. Dikatakan dalam kitab Yakobus tsb, bahwa "Lidah kita adalah api". Dia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat diantara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yg dapat menodai seluruh tubuh kita dan membakar/menghanguskan roda kehidupan kita.
Firman Tuhan itu mengingatkan kepada kita bahwa betapa perkataan-perkataan kita yg sembarangan, yg sia-sia, yg jahat/menghina, yg penuh emosi & amarah, yg mengutuki, yg memfitnah atau yg dusta adalah merupakan suatu api yg dapat menghancurkan studi, karir atau bisnis kita, masa depan kita, hubungan kita dg Tuhan dan rumah tangga kita, dan juga dapat menghancurkan hubungan antar sesama saudara seiman. ataupun antar bangsa. Api yg menghanguskan itu berada sangat dekat dg kita bahkan menjadi salah satu anggota tubuh kita yaitu Lidah kita sendiri.

Karena Lidah kita adalah semacam Api yg dinyalakan oleh api neraka, maka akan sangatlah sulit bagi kita dapat mengendalikannya dg kekuatan sendiri. Untuk itu, kita harus sungguh-sungguh berusaha untuk menjadi pelaku firman Tuhan dan selalu meminta pertolongan Roh Kudus, supaya dapat mengendalikan lidah kita setiap waktu.  
Salah satu contohnya : adalah Membiasakan diri kita untuk selalu menjadi orang yg cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk kerkata-kata dan juga lambat untuk marah. (Yakobus 1:19) 
Contoh lainnya : adalah Membiasakan diri kita untuk sedikit berbicara. Sebab dalam banyak berbicara pasti ada pelanggaran/kesalahan, tetapi kalau kita dapat menahan bibir kita, maka kita adalah orang yg berakal budi. (Amsal 10:19) Kalau sudah tepat waktunya, maka barusan kita berbicara yg singkat, tepat dan bijaksana; sebab firman Tuhan sudah mengingatkan kepada kita bahwa Ada waktunya untuk berdiam diri dan ada waktunya untuk berbicara. (Pengkhotbah 3:7)

Dengan menahan bibir kita, berdiam diri atau sedikit berbicara ; maka kita akan disebut Tuhan sebagai orang yg berakal budi, bijak dan berpengertian. (Amsal 10:19 ; 17:28)

Doa kami:
Tuhan Yesus, ampunilah kami yg cerewet dan banyak berkata-kata yg sia-sia, yg jahat, yg fitnah  dan dusta, sehingga menyakiti keluarga kami, sesama kami dan mempermalukan Engkau. Amin



0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin