"Apa bila roh jahat keluar dari manusia, iapun mengembara ketempat-tempat yang tandus mencari perhentian, dan karena ia tidak mendapatkannya, ia berkata: aku akan kembali pada rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu bersih tersapu dan rapih teratur. Lalu ia mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan berdiam disitu. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula".(Lukas 11:24-26)Di dunia sekarang ini, banyak kita temui orang-orang gila dan dan yang terganggu jiwanya. Setiap waktu dikota-kota besar, kita bisa melihat orang-orang gila yang hidupnya kosong dan tanpa tujuan. Bagi orang kristen kalau kita berjumpa dengan orang seperti ini, pasti kita teringat akan kisah orang gila yang di Gerasa, yang menjelaskan bahwa pria itu menjadi gila atau kehilangan akal, karena ia telah dirasuki oleh kurang lebih 6000 roh jahat (dalam perhitungan tentara Romawi jumlah yang 6000 itu disebut satu Legion).
Mengapa pria itu gila ? Karena jiwanya Kosong. Jiwa dan tubuh kita itu diibaratkan sebagai rumah bagi roh. Bisa dikuasai dan ditempati oleh roh kita atau oleh roh jahat atau oleh roh Tuhan yaitu Roh Kudus. Tergantung kepada pilihan kita.
Apabila kita lebih mementingkan kepentingan diri kita dan memilih untuk dipimpin /dikuasai oleh kedagingan (hawa nafsu, emosi dll) kita, maka jiwa dan tubuh kita akan mudah dikuasai oleh roh jahat. Karena tanpa Roh Tuhan dalam diri kita, maka roh kita akan mudah dikalahkan oleh roh-roh jahat. Sehingga roh-roh jahat itu akan merasuki dan tinggal dalam jiwa dan tubuh kita.
Melalui nats diatas dijelaskan bahwa roh jahat itu meninggalkan jiwa seseorang dan mengembara ; lalu dia bersama dengan roh-roh jahat lainnya akan kembali mengintai jiwa orang yang pernah dimasukinya itu.
Apabila jiwa seseorang yang telah mengalami pelepasan dari roh jahat, maka jiwa dan tubuhnya pulih kembali dan hidupnya jadi teratur, rapih dan bersih, tetapi masih "kosong". Maksudnya "kosong" adalah Tuhan Yesus belum bertakhta dalam dirinya dan Tuhan Yesus belum dijadikan sebagai Tuhan, Allah, Pemilik dan Pemimpin dalam hidupnya. Dalam hal ini maka roh-roh jahat berpeluang untuk masuk dan tinggal kembali dalam dirinya dan menguasainya, dan keadaannya akan lebih parah dari yang sebelumnya.
Melalui uraian itu, kita mendapatkan sebuah kebenaran bahwa jiwa orang yang kosong yaitu belum diisi oleh kebenaran/Firman Tuhan dan belum dipimpin/dikuasai oleh Roh Kudus, maka hidup orang itu akan sangat rawan, karena iblis masih tetap mengincarnya.
Oleh karena itu kalau ada seseorang yang sudah dilayani pelepasan dalam nama Yesus Kristus, dari kuasa kegelapan atau dari roh-roh jahat, maka janganlah hanya puas sampai roh jahat atau setan itu keluar dari hidupnya, tetapi terhadapnya perlulah terus diadakan pelayanan secara berkesinabungan, sampai orang itu menjadi kuat didalam iman kepada Tuhan.
Kita tidak dapat pungkiri bahwa hidup kita ini semakin lama semakin bertambah tingkat kesulitannya, biaya hidup semakin meningkat, penduduk bertambah banyak, kompetisi semakin meningkat, mencari nafkah menjadi semakin sulit, sakit penyakit bertambah banyak seiring dengan bertambahnya usia, dan lain lain.
Inilah yang menjadi indikasi bahwa beban jiwa dan tubuh manusia semakin berat. Dan beban berat tersebut memacu seseorang untuk berpikir lebih keras dan membuatnya harus berusaha lebih giat. Namun dalam kenyataannya, ternyata banyak orang yang tidak mampu menanggung keadaan seperti itu. Dan jika kita mengandalkan kekuatan kita sendiri untuk mengatasinya, maka kita pasti tidak akan mampu bertahan dimasa-masa sukar ini.
Dalam kondisi hidup yang demikian, Tuhan kehendaki supaya kita semua jangan putus asa, karena kita memiliki Tuhan Yesus yang telah berjanji, bahwa Dia sekali-kali tidak meninggalkan kita. Tetapi masalahnya seringkali adalah kita sendiri yang meninggalkan Tuhan. Yaitu dengan melakukan dosa/pelanggaran terhadap firman Tuhan, maka sebenarnya dengan itu kita membuat diri kita terpisah dari Tuhan dan seolah-olah mengizinkan roh-roh jahat dan kedagingan masuk, menguasai dan tinggal dalam diri kita kembali.
Kalau hal itu terjadi, maka sebelum keadaan hidup kita menjadi lebih buruk lagi, segeralah kita bertobat, akuilah kesalahan kita, mintalah ampun kepadaNya, maka Tuhan, Allah yang setia dan adil, Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menguduskan kita. Pada saat itulah Tuhan sudah ada lagi bersama kita, Dia datang mengusir semua roh-roh jahat itu dan membersihkannya dari jiwa dan tubuh kita.
Jika Tuhan Yesus bersama kita, maka kita tidak perlu takut dan kuatir lagi, tidak perlu banyak melamun, jangan sampai pikiran dan jiwa kita kosong, hanya untuk merenungkan hal yang sia-sia. Lakukanlah apa yang dapat kita lakukan sesuai firman Tuhan dan selebihnya serahkan kepada Tuhan!
Doa kami:
Tuhan Yesus, mampukanlah kami menjalani kehidupan dimasa-masa sukar ini bersama Engkau. Amin
Mengapa pria itu gila ? Karena jiwanya Kosong. Jiwa dan tubuh kita itu diibaratkan sebagai rumah bagi roh. Bisa dikuasai dan ditempati oleh roh kita atau oleh roh jahat atau oleh roh Tuhan yaitu Roh Kudus. Tergantung kepada pilihan kita.
Apabila kita lebih mementingkan kepentingan diri kita dan memilih untuk dipimpin /dikuasai oleh kedagingan (hawa nafsu, emosi dll) kita, maka jiwa dan tubuh kita akan mudah dikuasai oleh roh jahat. Karena tanpa Roh Tuhan dalam diri kita, maka roh kita akan mudah dikalahkan oleh roh-roh jahat. Sehingga roh-roh jahat itu akan merasuki dan tinggal dalam jiwa dan tubuh kita.
Melalui nats diatas dijelaskan bahwa roh jahat itu meninggalkan jiwa seseorang dan mengembara ; lalu dia bersama dengan roh-roh jahat lainnya akan kembali mengintai jiwa orang yang pernah dimasukinya itu.
Apabila jiwa seseorang yang telah mengalami pelepasan dari roh jahat, maka jiwa dan tubuhnya pulih kembali dan hidupnya jadi teratur, rapih dan bersih, tetapi masih "kosong". Maksudnya "kosong" adalah Tuhan Yesus belum bertakhta dalam dirinya dan Tuhan Yesus belum dijadikan sebagai Tuhan, Allah, Pemilik dan Pemimpin dalam hidupnya. Dalam hal ini maka roh-roh jahat berpeluang untuk masuk dan tinggal kembali dalam dirinya dan menguasainya, dan keadaannya akan lebih parah dari yang sebelumnya.
Melalui uraian itu, kita mendapatkan sebuah kebenaran bahwa jiwa orang yang kosong yaitu belum diisi oleh kebenaran/Firman Tuhan dan belum dipimpin/dikuasai oleh Roh Kudus, maka hidup orang itu akan sangat rawan, karena iblis masih tetap mengincarnya.
Oleh karena itu kalau ada seseorang yang sudah dilayani pelepasan dalam nama Yesus Kristus, dari kuasa kegelapan atau dari roh-roh jahat, maka janganlah hanya puas sampai roh jahat atau setan itu keluar dari hidupnya, tetapi terhadapnya perlulah terus diadakan pelayanan secara berkesinabungan, sampai orang itu menjadi kuat didalam iman kepada Tuhan.
Kita tidak dapat pungkiri bahwa hidup kita ini semakin lama semakin bertambah tingkat kesulitannya, biaya hidup semakin meningkat, penduduk bertambah banyak, kompetisi semakin meningkat, mencari nafkah menjadi semakin sulit, sakit penyakit bertambah banyak seiring dengan bertambahnya usia, dan lain lain.
Inilah yang menjadi indikasi bahwa beban jiwa dan tubuh manusia semakin berat. Dan beban berat tersebut memacu seseorang untuk berpikir lebih keras dan membuatnya harus berusaha lebih giat. Namun dalam kenyataannya, ternyata banyak orang yang tidak mampu menanggung keadaan seperti itu. Dan jika kita mengandalkan kekuatan kita sendiri untuk mengatasinya, maka kita pasti tidak akan mampu bertahan dimasa-masa sukar ini.
Dalam kondisi hidup yang demikian, Tuhan kehendaki supaya kita semua jangan putus asa, karena kita memiliki Tuhan Yesus yang telah berjanji, bahwa Dia sekali-kali tidak meninggalkan kita. Tetapi masalahnya seringkali adalah kita sendiri yang meninggalkan Tuhan. Yaitu dengan melakukan dosa/pelanggaran terhadap firman Tuhan, maka sebenarnya dengan itu kita membuat diri kita terpisah dari Tuhan dan seolah-olah mengizinkan roh-roh jahat dan kedagingan masuk, menguasai dan tinggal dalam diri kita kembali.
Kalau hal itu terjadi, maka sebelum keadaan hidup kita menjadi lebih buruk lagi, segeralah kita bertobat, akuilah kesalahan kita, mintalah ampun kepadaNya, maka Tuhan, Allah yang setia dan adil, Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menguduskan kita. Pada saat itulah Tuhan sudah ada lagi bersama kita, Dia datang mengusir semua roh-roh jahat itu dan membersihkannya dari jiwa dan tubuh kita.
Jika Tuhan Yesus bersama kita, maka kita tidak perlu takut dan kuatir lagi, tidak perlu banyak melamun, jangan sampai pikiran dan jiwa kita kosong, hanya untuk merenungkan hal yang sia-sia. Lakukanlah apa yang dapat kita lakukan sesuai firman Tuhan dan selebihnya serahkan kepada Tuhan!
Doa kami:
Tuhan Yesus, mampukanlah kami menjalani kehidupan dimasa-masa sukar ini bersama Engkau. Amin
Persekutuan Doa Air Hidup: Pertobatan dan Pemulihan bagi orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, agar mereka bisa menjadi berkat bagi gerejanya dan memberitakan Keselamatan dari Tuhan bagi mereka yang belum percaya kepadaNya.