Pengumuman

Selamat Datang di Blog Persekutuan Doa Air Hidup.


Tuhan Yesus Memberkati.
ENTER

Anda rindu ingin membagikan berkat berupa renungan atau kabar gembira atau kesaksian pribadi? Kirim ke pdairhidup@gmail.com
POSTED BY Persekutuan Doa Air Hidup on 09.04 under
"Firman Tuhan kepada Kain: Mengapa hatimu panas dan mukamu muram ? Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik ? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip didepan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya".(Kejadian 4:6-7)

Kita semua tahu bahwa Habel adalah anak kedua dari Adam dan Hawa, yang menjadi korban pembunuhan pertama dalam Alkitab. Memang tidak terlalu banyak yang kita tahu tentang Habel, selain kisah tentang Perkenan Tuhan terhadap persembahannya. Akibatnya ia dibunuh oleh kakaknya Kain, yang persembahannya ditolak Tuhan.

Suatu waktu dalam penelahaan Alkitab, ada yang bertanya: Apa alasan sesungguhnya sehingga Tuhan berkenan pada pesembahan Habel, sementara persembahan Kain ditolak ?

Melalui nats diatas jawabannya sangat jelas. Sebenarnya Kain tidak perlu marah dan panas hati, karena mereka berdua tahu, seperti apa persembahan yang mereka berikan dan persembahan seperti apa yang dikehendaki Tuhan. Karena Tuhan sudah menjelaskan sebelumnya mengenai hal persembahan ini kepada mereka, yaitu bagian yang terbaik dari hasil usaha/pekerjaan mereka. Kain dikatakan hanya memberikan sebagian (bukan yang terbaik) dari hasil tanahnya, sedangkan Habel memberikan anak sulung (yang terbaik) kambing dombanya.(Kejadian 4:3-4)

Sebenarnya, pada waktu Kain marah, Tuhan masih memberi kesempatan kepadanya untuk memperbaiki sikapnya. Tetapi sayangnya dia membiarkan perasaan panas hati itu menguasai hatinya, sehingga akhirnya dia membunuh Habel adiknya. Dan Habel adalah orang pertama yang mati oleh karena ketaatannya kepada Tuhan.

Dalam kitab Ibrani 11:4 Habel disebutkan sebagai yang pertama dari saksi-saksi iman. Ia disebutkan sebagai orang benar yang karena iman, ia masih berbicara sesudah ia mati, melalui darahnya.(Kejadian 4:10) Firman Tuhan katakan bahwa nyawa seseorang/sesuatu makhluk ada didalam darahnya.(Imamat 17:11 dan Ulangan12:23)

Keteladanan Habel terus mengingatkan kita untuk tetap taat dan setia kepada Tuhan. Habel adalah seorang yang benar, taat dan tidak bercacat. Ia telah mati, namun kisah hidupnya membuat generasi orang-orang percaya sesudahnya, belajar tentang sebuah ketaatan kepada Tuhan.

Bagaimana dengan ketaatan kita ? Memang ketaatan kita kepada Tuhan harus kita bayar dengan harga yang mahal. Banyak diantara orang percaya yang karena mempertahankan imannya, mereka diejek, diolok, dipenjara, menderita kekurangan, siksaan, bahkan dibunuh. Tetapi kita percaya bahwa orang yang mati karena imannya akan sangat berharga dimata Tuhan.(Matius 5:10-12) Mereka boleh kehilangan nyawa didunia ini, tetapi nanti di sorga mereka akan mendapatkannya kembali.(Matius 16:25)

Sampai dimana ketaatan kita? Ingat, kehidupan kekristenan bukan hanya dinilai dari satu titik momen tertentu, tetapi dalam sebuah garis yang panjang. Barangsiapa yang setia sampai pada kesudahannya akan diselamatkan.(Wahyu 2:10)

Percayalah pemberian kita yang terbaik sebagai hasil ketaatan kita pada Tuhan, tidaklah akan sia-sia. Untuk itu mulai sekarang ambil keputusan persembahkanlah yang terbaik, karena kita mengasihi Tuhan!

Doa kami :
Tuhan Yesus, mampukanlah kami untuk taat pada FirmanMu dan supaya selama hidup kami selalu berusaha mempersembahkan yang terbaik seperti Habel mempersembahkan yang terbaik. Amin
0 comments so far:
-->

Copyright 2012 Persekutuan Doa Air Hidup | Halaman ini adalah ruang maha kudus Tuhan, dimana kita menikmati hadiratNya, firmanNya, kasihNya, kuasaNya, berkatNya, didikanNya, pimpinanNya, penghiburanNya, perlindunganNya dan segalaNya. Jadi bukanlah halaman untuk berbinis atau segala macam bentuk kegiatan duniawi. Tuhan berkati. Amin